MEDAN — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Batu Bara turut berpartisipasi dalam kegiatan Capacity Building dan Asistensi Pengisian Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) oleh Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Sumatera Utara Semester II Tahun 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan pada 22–23 Januari 2026, bertempat di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, dan diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta mempercepat implementasi digitalisasi transaksi di lingkungan pemerintah daerah. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan akurasi dalam pengisian data ETPD sebagai indikator kinerja TP2DD di masing-masing daerah.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pemaparan materi dari narasumber yang berasal dari instansi terkait, termasuk perwakilan pemerintah pusat dan lembaga keuangan. Materi yang disampaikan meliputi strategi percepatan digitalisasi transaksi daerah, optimalisasi pemanfaatan kanal pembayaran non-tunai, serta evaluasi capaian implementasi ETPD di daerah masing-masing.
Bapenda Kabupaten Batu Bara melalui keikutsertaannya menunjukkan komitmen dalam mendukung program nasional percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, khususnya dalam pengelolaan pendapatan daerah yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Batu Bara, dapat semakin optimal dalam mengimplementasikan sistem transaksi non-tunai, meningkatkan kualitas layanan publik, serta mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) berbasis digital.
Selain itu, asistensi pengisian ETPD juga menjadi momentum penting dalam memastikan data yang dilaporkan lebih valid dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan, sehingga dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antar pemerintah daerah di Sumatera Utara semakin kuat dalam mewujudkan ekosistem digital yang terintegrasi, sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik. (Nms)


