SIMALUNGUN — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Batu Bara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi daerah. Hal ini diwujudkan melalui partisipasi dalam kegiatan Pendampingan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) SISIBATASLABUHAN 2026 sekaligus Evaluasi Kinerja TP2DD Tahun 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 13–14 Maret 2026, bertempat di Hotel Niagara Parapat, dan diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman pemerintah daerah dalam mengimplementasikan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD), sekaligus mengevaluasi capaian kinerja TP2DD dalam mendorong digitalisasi keuangan daerah.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pendampingan teknis, pemaparan strategi percepatan digitalisasi, serta evaluasi terhadap implementasi transaksi non-tunai di masing-masing daerah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi forum berbagi pengalaman (best practices) antar daerah dalam mengoptimalkan penggunaan sistem pembayaran digital.
Keikutsertaan Bapenda Kabupaten Batu Bara dalam kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, serta meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien.
Melalui kegiatan ini, diharapkan penerapan transaksi non-tunai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara dapat semakin optimal, baik dalam sisi penerimaan maupun belanja daerah. Hal ini juga diharapkan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan efisien bagi masyarakat.
Selain itu, evaluasi kinerja TP2DD menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk mengidentifikasi capaian, tantangan, serta langkah-langkah perbaikan dalam mempercepat transformasi digital ke depan.
Dengan komitmen yang kuat serta sinergi yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Batu Bara optimistis dapat mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang modern dan berbasis digital, sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam percepatan digitalisasi daerah. (NMS)


