Kakan Kemenag Batu Bara Diminta Jaga Marwah Kemenag Dari Ulah Oknum Guru  Terduga Pelakor

Batu Bara, RIENEWS.ID –
Kakan Kemenag Batu Bara yang baru, Sakoanda Siregar diminta menjaga marwah (nama baik) lembaga Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara dari ulah oknum guru terduga “pelakor” inisial LS (42) warga Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara.

Permintaan tersebut disampaikan Pembina Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) Kabupaten Batu Bara, Jasmi Assayuti, SH. MHI, kepada wartawan, Rabu (25/5/22).

Soalnya LS oknum guru yang lulus sertifikasi dilingkungan Kemenag tersebut diduga telah merebut suami orang  dan telah dilaporkan ke pihak berwajib. Bahkan kini LS terancam jadi tersangka.

“Ulah LS dapat merusak citra Kemenag Batu Bara, apalagi wanita yang diketahui sebelumnya menyandang status janda beranak empat tersebut merupakan seorang pendidik”, ujar Jasmi Assayuti.

Oleh karena itu kata Jasmi, pihaknya meminta Sakoanda Siregar sebagai Kakan Kemenag Batu Bara yang baru bertugas di Batu Bara memanggil serta memberikan tindakan tegas terhadap LS.

“Kita mendesak Kakan Kemenag mengambil sikap tegas, kita tak mau ulah LS membuat nama baik Kemenag tercoreng, bahkan lebih dikhawatirkan ulah LS tertular pada guru-guru lainnya”, tegas Jasmi.

Diketahui, Nila (37) selaku istri sah MN  telah melaporkan kasus pernikahan suaminya ke Polres Batu Bara. Itu dikarenakan MN yang disebut-sebut  agen lembu itu menikah lagi dengan LS tanpa persetujuannya.

“Enam bulan informasi pernikahan MN dan LS disembunyikan dan sekarang sudah terkuak. Sebagai istri sah saya keberatan atas sikap LS yang diduga sebagai wanita “pelakor “, kesalnya.

Disebutkan Nila, oknum guru LS merebut suaminya sekaligus telah merusak rumah tangganya. Oleh karena itu dirinya melaporkan mereka ke polisi.

“LS kan guru, seharusnya jadi panutan bagi anak didiknya, masak dia menikah dengan suami orang”, ketus Nila menyayangkan.

Berkenaan dengan itu Nila meminta pihak penyidik Polres Batu Bara serius menangani laporannya hingga MN dan LS dapat ditetapkan sebagai tersangka.

Nila juga meminta Kepala Sekolah tempat LS mengajar serta Kakan Kemenag Batu Bara memanggil dan menindak tegas LS agar ulahnya tidak mencoreng dunia pendidikan.

Berdasarkan informasi dihimpun, LS, MN berikut ZN selalu wali nikah membenarkan pernikahan siri tersebut.

Pernikahan LS dan MN yang sempat viral di media itupun menuai beragam tanggapan masyarakat.
Ada warga yang menuding LS sebagai “pelakor” bahkan ada pula warga yang menduga pernikahan itu terjadi dikarenakan oknum guru di lingkungan Kemenag Batu Bara tersebut hamil duluan.

Selain itu berdesus pula isu bahwa LS yang belum lama bercerai dengan suami pertamanya sempat dua bulan tidak masuk tugas. LS terindikasi mengabaikan tugas begitu lama diduga karena lagi asyik ‘berhoneymoon’ dengan MN si agen lembu. (ps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!