Sesosok Mayat Pria Diduga Korban Laka Lantas, Ditemukan Dalam Parit Tertimpa Septor

Batu Bara, RIENEWS.ID –
Warga Desa Simpang Gambus Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara gempar setelah menemukan
sesosok mayat pria di parit galian pembatas kebun  tertimpa sepeda motor (septor),  Sabtu (30/4/22) sekitar pukul 18.00 Wib.

Sontak ratusan warga datang ke lokasi temuan mayat di Jalan Umum Desa Simpang Gambus –  Lubuk Cuik Desa Simpang Gambus Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara.

Kapolsek Lima Puluh Polres Batu Bara AKP Rusdi membenarkan temuan mayat di parit tersebut. Dikatakan, Polsek Lima Puluh diberitahu Bhabinkamtibmas Desa Simpang Gambus yang mendapat informasi dari warga.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek AKP Rusdi dan  Kanit Reskrim IPDA M. Siregar dan Unit Identifikasi Polres Batu Bara langsung turun dan melaksanakan cek TKP sehubungan dengan laporan masyarakat tentang adanya penemuan Mayat.

“Selanjutnya Personil Polsek Lima Puluh bersama dengan Unit Identifikasi Polres Batu Bara melakukan olah TKP diketahui TKP adalah Parit Kebun PT. Socfindo dengan lebar 3 meter dan kedalaman 2 meter”, terang Kapolsek.

Saat ditemukan, Korban telah meninggal dunia, dengan posisi telentang, badan tertimpa sepeda motor. Tubuh mayat membengkak dan kaku. “Korban menggunakan kemeja warna batik merah dan celana keper warna coklat. Sedangkan Sepeda Motor Yamaha Vega warna hitam pada bagian depan mengalami rusak/pecah”, jelas Kapolsek Lima Puluh.

Setelah diangkat dari dalam parit kebun, ternyata diketahui  korban bernama Sabrin (70) warga Dusun  Purnama Desa Bulan Bulan Kecamatan Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batu Bara.

Selanjutnya Mayat Korban di Evakuasi dan di bawa ke RSUD Batu Bara
untuk dilakukan VER Mayat. Dari hasil Pemeriksaan luar terhadap Tubuh Korban Tidak ditemukan tanda kekerasan atau luka lain di tubuh korban.

Dikatakan Kapolsek, saat dikonfirmasi kepada keluarganya, Samsul Bahri (36) salah seorang anak kandung korban menuturkan  bahwasanya orang tuanya berangkat dari rumah pada hari Kamis tanggal 28 April 2022 dengan tujuan untuk mencari/meminta sumbangan untuk pembagunan Pesantren. Orangtuanya tak kunjung kembali meski telah dilakukan pencarian sampai mayatnya di temukan pada  Sabtu tanggal 30 April 2022.

“Dugaan sementara Korban meninggal dunia akibat laka lantas/kenderaan dan korban masuk kedalam parit dengan kedalaman 2 meter”, ungkap Kapolsek. (ps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!