BATU BARA, Rienews.co.id – Momentum peringatan sejarah kelam G30S/PKI kembali mengingatkan bangsa ini agar tidak melupakan masa lalu. Sejarah adalah cermin, agar kesalahan tidak terulang.
Di hari bersejarah ini, Rumah Informasi dan Edukasi Batubara hadir langsung di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Utara. Kehadiran ini untuk menyampaikan kenyataan pahit yang dialami perempuan Batubara kepada Ketua DPRD Sumut, Ibu Erni Ariyanti Sitorus.
Ironisnya, sebagian anggota DPRD Sumut yang dipilih oleh rakyat Batubara kini seakan lupa, buta, bahkan tuli terhadap persoalan serius yang dihadapi kaum perempuan. Mulai dari akses pendidikan, pembinaan, hingga lapangan kerja.
“Kami tegaskan, perempuan Batubara butuh perhatian nyata, bukan sekadar janji kosong,” tegas Ketua Rumah Informasi dan Edukasi Batubara. ( Wan Azimah )
Pihaknya menekankan, momentum ini harus menjadi titik balik. Perempuan tidak boleh lagi dimarjinalkan. Sebaliknya, perempuan harus didorong untuk hebat, berdaya, dan sejajar dalam pembangunan daerah.
“Perempuan Batubara jangan lagi hanya dijadikan jargon politik. Mereka butuh bukti nyata,”
pungkasnya.
( Bal )


