Batu Bara, RIENEWS.ID – Meninggal dunia di dalam kapal yang dinakhodainya di perairan Batu Bara, Kapten Kapal LCT. MOEEN 2 Muhammad Rizal (55) warga Komplek Anggrek Sari Alexandria Blok B5 No.18 Kelurahan Taman Baloi Kecamatan Batam Kota Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau dievakuasi, Selasa (14/3/23).
Sebelumnya kapal LCT. MOEEN 2 bertolak dari Pelabuhan Batam menuju pelabuhan Jabbal Ali Dubai. Setelah passing di Selat Singapore, Kapten Muhammad Rizal tidak pernah menjaga di ajungan selama tiga hari. Bahkan setiap saat Rizal memanggil Crew AB/Oiler untuk memijit badannya dan sesekali menghisap Oksigen yang dibawa dari rumah.
Setelah perjalanan berlangsung 3 hari, Kapten Muhammad Rizal meminta kepada Chief Enginer untuk singgah dipelabuhan Kuala Tanjung Kabupaten Batu Bara dengan maksud meminta bantuan. Rizal bahkan meminta ditunjuk Kapten baru karena merasa tidak sanggup untuk mengikuti pelayaran.
Setiba diperairan Batu Bara
tepatnya di Posisi 03.26.326N/099.30.128E, kapal LCT. MOEEN 2 berlabuh jangkar. Setelah berlabuh jangkar, Kapten Muhammad Rizal duduk diluar buritan kapal dengan tidak memakai baju dan celana sambil jongkok.
Melihat itu, ABK meminta Kapten Muhammad Rizal untuk masuk ke dalam kapal namun ditolaknya. Berselang sekitar 5 menit kemudian Muhammad Rizal tersungkur ke lantai buritan kapal.
Melihat Kaptennya tersungkur, para ABK mengangkat Muhammad Rizal ke dalam Mess room kapal dan memberi pertolongan pertama dengan memberi oksigen. Namun Kapten Muhammad Rizal sudah tidak bisa bernafas.
Selanjutnya salah seorang ABK menghubungi pihak Agen Owner Kapal kemudian menghubungi pihak PT. Samudera Indonesia. Selanjutnya memberitahukan kepada pihak Kepolisian di Polsek Indrapura.
Mendapat informasi tersebut,
Personil Polsek Indrapura dipimpin Kanit Reskrim Polsek Indrapura Iptu Jimmi R Sitorus bersama Tim Idenfikasi Polres Batu Bara melaksanakan evakuasi jenazah Kapten Kapal LCT. MOEEN 2 Muhammad Rizal yang meninggal dunia didalam kapal, Selasa petang.
Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolsek Indrapura AKP Jonni H Damanik, Selasa malam.
Dikatakan Damanik, setelah berkoordinasi dengan pihak – pihak terkait termasuk keluarga, tim Polsek Indrapura bersama Tim Idenfikasi Polres Batu Bara melakukan Olah TKP.
Setelah mengevakuasi jenazah dari kapal bekerjasama dengan tim kesehatan, jenazah dibawa ke RSU Pamela Tebing Tinggi. Dari RSU Pamela selanjutnya jenasah dibawa kerumah duka via Bandara Kualanamu menuju Batam.
“Berdasarkan pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan”, pungkas Kapolsek Indrapura. (eps)


