Batu Bara, RIENEWS.ID – Rapat paripurna DPRD Batu Bara dipimpin Wakil Ketua Ismar Khomri memasuki agenda jawaban Bupati Batu Bara atas pandangan umum 10 Fraksi di DPRD Batu Bara atas pengajuan KUA PPAS RAPBD tahun 2023, Selasa (12/7/22).
Terkait pandangan umum Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) yang disampaikan juru bicaranya Muhammad Abduh Afrian Marpaung, yang menyoroti peningkatan angka kemiskinan, Plt. Bupati Batu Bara Oky Iqbal Frima memberi jawaban.
Terkait proyeksi pertumbuhan ekonomi pada tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Batu Bara mengasumsikan salah satunya dari realisasi pertumbuhan ekonomi tahun 2021 yaitu sebesar 2,31%. Selain hal tersebut mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir, gejolak perekonomian dunia yang belum stabil akibat perang sehingga berdampak langsung ke perekonomian Indonesia.
“Maka dari itu Pemerintah Kabupaten Batu Bara mengasumsikan pertumbuhan ekonomi minimal 2,80 %. Sedangkan proyeksi tingkat kemiskinan pada tahun 2023 didasarkan pada data tingkat kemiskinan tahun 2021 yang telah dirilis BPS Kabupaten Batu Bara sebesar 12,38% naik dibandingkan dengan data tahun 2020 yaitu sebesar 11,88% sehingga Pemerintah Kabupaten Batu Bara masih mengasumsikan sesuai proyeksi tahun 2022”, jelas Oky. (ps)

