BATU BARA — Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, SH., M.Si. yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Drs. Bambang Hadisuprapto, MM, menghadiri kegiatan High Level Meeting (HLM) dalam rangka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya nasional dalam mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintah daerah, khususnya dalam implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD).
Dalam Rakorwil tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas, di antaranya sosialisasi kriteria evaluasi kinerja Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dalam ajang Championship TP2DD 2026, yang menjadi tolok ukur keberhasilan daerah dalam mengimplementasikan digitalisasi transaksi.
Selain itu, turut disampaikan materi terkait katalis P2DD yang menitikberatkan pada penguatan implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) untuk segmen pemerintah daerah, serta integrasi sistem Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dengan SNAP (Standar Nasional Open API Pembayaran) guna meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.
Kegiatan ini juga menghadirkan sesi showcasing dan use case mengenai kerja sama penyediaan infrastruktur sinyal dan jaringan di daerah, sebagai salah satu faktor pendukung utama dalam percepatan digitalisasi layanan publik, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses jaringan.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Batu Bara menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung program percepatan digitalisasi, termasuk melalui optimalisasi peran TP2DD dalam meningkatkan penggunaan transaksi non-tunai di lingkungan pemerintah daerah.
“Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, efisien, dan akuntabel. Pemerintah Kabupaten Batu Bara siap mendukung penuh implementasi P2DD,” ungkapnya.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, diharapkan Pemerintah Kabupaten Batu Bara dapat semakin meningkatkan kualitas implementasi digitalisasi transaksi daerah, memperkuat sinergi lintas sektor, serta mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui sistem yang lebih modern dan terintegrasi.
Rakorwil P2DD ini juga menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik (best practices) dalam mengakselerasi digitalisasi, sekaligus memperkuat kesiapan daerah dalam menghadapi tantangan transformasi digital ke depan.
Dengan komitmen yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan, diharapkan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah di Kabupaten Batu Bara dapat berjalan optimal, guna mendukung pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan berkualitas bagi masyarakat. (Nms)


