Aceh Tamiang, Rienews.co.id — Rumah Informasi Edukasi (RIE) Kabupaten Batu Bara kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan melaksanakan kegiatan Trauma Healing dan Pendidikan Edukasi di lima titik wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian RIE Batu Bara terhadap pemulihan psikososial masyarakat serta penguatan pendidikan pasca bencana di Aceh.

Lima titik kegiatan tersebut meliputi Desa Bandar Khalifah Kecamatan Tamiang Hulu, Desa Babo dan Desa Rantau Bintang Kecamatan Bandar Pusaka, Desa Sekumur Kecamatan Sekerak, serta Kota Lintang Bawah, Kecamatan Kualasimpang. Di setiap lokasi, relawan RIE Batu Bara hadir langsung melakukan Pendekatan kepada masyarakat dengan berbagai rangkaian kegiatan kemanusiaan.
Program trauma healing difokuskan pada anak-anak melalui pendekatan edukatif dan rekreatif, seperti permainan interaktif, bercerita, motivasi belajar, serta penguatan mental dan emosional. Sementara itu, pendidikan edukasi diberikan dalam bentuk literasi dasar, pembelajaran karakter, dan penanaman nilai kepedulian sosial sebagai bekal membangun masa depan yang lebih baik.

Koordinator kegiatan RIE Batu Bara Nurmawansyah,SE menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. “Trauma healing dan pendidikan adalah dua hal yang saling melengkapi. Kami ingin memastikan anak-anak tetap tersenyum, berani bermimpi, dan tidak kehilangan semangat untuk belajar,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan hidup, relawan RIE Batu Bara juga melakukan penanaman pohon di setiap titik kegiatan. Aksi ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana dan warisan bagi generasi mendatang.

Selain pendampingan dan aksi lingkungan, RIE Batu Bara turut menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat di setiap lokasi. Bantuan ini diberikan sebagai wujud solidaritas dan dukungan nyata bagi warga yang membutuhkan, sekaligus meringankan beban ekonomi pascabencana.
Kehadiran relawan RIE Batu Bara disambut hangat oleh masyarakat, perangkat desa, serta tokoh setempat. Anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan, sementara para orang tua mengapresiasi perhatian dan kepedulian yang diberikan.
“Kami percaya bahwa pendidikan adalah jembatan masa depan. Melalui sentuhan kecil ini, kami berharap dapat memberi dampak besar bagi generasi penerus,” ujar Mawan.
Melalui misi kemanusiaan ini, RIE Batu Bara menegaskan komitmennya untuk terus bergerak, hadir, dan berbagi manfaat lintas daerah. Dengan semangat gotong royong, kemanusiaan, dan kepedulian lingkungan, RIE Batu Bara berharap kegiatan ini dapat menjadi energi positif bagi pemulihan masyarakat serta mempererat persaudaraan antar wilayah. (Nms)



Keren masyaallah