Kisaran, Rienews.co.id – Dinamika kaderisasi dan semangat perjuangan kembali menguat di tubuh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Pertanian Universitas Asahan.
Melalui proses pemilihan yang berlangsung penuh dialektika di Rapat Anggota Komisariat (RAK), Rendi Ardiansyah resmi terpilih sebagai Ketua HMI Komisariat Pertanian Universitas Asahan untuk periode kepengurusan selanjutnya.
Forum pemilihan yang digelar secara demokratis itu diwarnai dengan perdebatan gagasan, adu argumentasi, serta refleksi mendalam atas arah gerak organisasi ke depan.
Setiap kader diberi ruang menyampaikan pandangan, kritik, dan harapan, mencerminkan tradisi intelektual HMI yang menjunjung tinggi nilai keislaman dan keindonesiaan.
Terpilihnya Rendi Ardiansyah bukan sekadar pergantian estafet kepemimpinan, melainkan simbol lahirnya harapan baru bagi penguatan peran HMI di lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Asahan.
Sosok Rendi dikenal aktif dalam diskusi keilmuan, konsisten dalam kerja-kerja organisasi, serta memiliki perhatian besar terhadap isu-isu pertanian, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam sambutannya, Rendi menegaskan komitmennya untuk menjadikan HMI Komisariat Pertanian sebagai ruang tumbuh kader yang kritis, berintegritas, dan responsif terhadap persoalan umat dan bangsa. Ia menekankan pentingnya sinergi antar kader, penguatan basis intelektual, serta keberpihakan pada isu-isu strategis pertanian yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Pertanian bukan sekadar sektor akademik, tetapi denyut nadi kehidupan bangsa. HMI harus hadir memberi solusi, gagasan, dan gerakan nyata,” ujar Rendi di hadapan peserta forum.
Rapat Anggoga Komisariat (RAK) yang digelar sejak Minggu Malam (21/12/2025) hingga Senin dini hari itu, untuk kepengurusan baru ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi dan pembaruan semangat perjuangan kader hijau hitam di Universitas Asahan.
Dengan kepemimpinan Rendi Ardiansyah, HMI Komisariat Pertanian diharapkan mampu melahirkan kader-kader unggul yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga tangguh secara moral dan sosial.
Semangat perubahan, kebersamaan, dan idealisme kini menjadi bekal utama mengarungi dinamika organisasi ke depan, seiring tekad HMI untuk terus berkontribusi bagi kemajuan kampus, masyarakat, dan bangsa. (Nms)


