Mulai Besok, Seluruh Jamaah Haji Indonesia akan diberangkatkan ke Arafah Untuk Melaksanakan Wukuf

Makkah, Rienews.co.id – Seluruh jemaah haji Indonesia akan diberangkatkan dari Kota Makkah ke Arafah untuk melaksanakan wukuf mulai besok Rabu (4/6/2025) Waktu Arab Saudi.

Ketua Kloter 12 KNO Sumatera Utara Ustad Ahmas Riski mengatakan Pemberangkatan akan dilaksanakan berdasarkan Syarikah dan Hotel Masing-masing jamaah menginap.

“Pemberangkatan jemaah dilaksanakan berdasarkan syarikah, markaz, dan hotel tempat jemaah menginap. Dalam hal terdapat jemaah berbeda syarikah dan atau markaz di satu hotel, maka syarikah bertanggung jawab untuk tetap memberangkatkan tanpa membedakan asal syarikah,” ketua kloter 12 KNO tersebut.

Ahmad Rizky mengatakan jemaah akan diberangkatkan ke Arafah mulai Rabu (4/6). Dia menyebut PPIH, syarikah penyedia layanan jemaah haji Indonesia, dan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah sepakat pemberangkatan jemaah dilaksanakan berdasarkan syarikah, markaz, dan hotel tempat jemaah menginap mudah mudahan perintah ini dapat sama sama kami kerjakan sehingga  seluruh jamaah terkhusus Kafilah 708 yg terdiri dari 5 kloter yang bermarkas di hotel Snood Al huda.

Di tempat yang sama menjelang keberangkatan besok pagi dr.Deni Syahputra selaku Petugas Medis bersama petugas medis lainnya sedang memastikan kesiapan fisik para jamaah dengan memberikan arahan agar menyiapkan segala sesuatu terutama oralite unk menjaga para jamaah agar terhindar dari dehidrasi.

Saat dilakukan pemeriksaan seluruh Jamaah, dr.deni mengatakan bahwa ada 2 jamaah yang sedang mengalami penurunan kesehatan atau sedang tidak sehat.

“Ada 2 Jamaah Kloter 12 KNO Sumatera Utara yang kami dampingi ini sedang dalam keadaan kurang sehat, sehingga tidak dapat ikut beribadah besok. Karena harus beristirahat terlebih dahulu”. Ucap dr.Deni.

Menanggapi hal tersebut Pendamping Ibadah Kloter 12 KNO Sumatera Utara ustad Sofyan Siagian mengatakan bahwa jamaah yang sedang tidak sehat tersebut tetap dapat melaksanakan ibadah dengan safari wukuf. Yakni skema khusus yang disiapkan penyelenggara haji Indonesia agar jamaah yang tidak mampu secara fisik tetap dapat menjalankan rukun haji, khususnya wukuf di Arafah, dengan difasilitasi tersendiri.

“2 jamaah ini nantinya tetap dapat menjalankan ibadah sama dengan yang lain dengan Safari Wukuf, bahasa sederhananya menyusul Dan didampingi”. Tutup Ustad Sofyan. (NMS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!