Ketua FPM KEK Sei Mangkei Kutuk Keras PT. Shell Oil Indonesia Terkait Tewasnya Pekerja Tanpa APD

Simalungun, Rienews.co.id – Ketua Forum Peduli Masyarakat Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei (FPM KEK Sei Mangkei) Sapruddin Purba mengutuk keras peristiwa tewasnya pekerja yang bekerja tanpa dilengkapi Alat Pengaman Diri (APK) di PT. Shell Oil Indonesia Sei Mangkei Kecamatan Bosar Maligas Simalungun, Kamis (23/1/25).

Kutukan keras tersebut dilontarkan Sapruddin usai peristiwa tewasnya seorang pekerja Rian Gunawan warga Desa Simpang Dolok Kecamatan Datuk Lima Puluh Kabupaten Batu Bara pada Minggu 19 Januari 2025.

Saat itu korban sedang bekerja di lantai 6 bangunan pabrik PT. Shell Oil Indonesia Sei Mangkei tanpa menggunakan APD sebagaimana mestinya. Akibatnya saat korban terjatuh, kepalanya pecah dan tewas seketika.

“Ini kejadian yang sudah kesekian kalinya deretan tenaga kerja mengalami kecelakaan kerja yang mengakibatkan pada kematian dan kecelakaan permanen,” ungkapnya.

Sapruddin menegaskan pihaknya mengingatkan kepada pemangku kepentingam dan aparat penegak hukum agar segera melakukan penyelidikan dan mengusut tuntas meninggalnya korban Rian Gunawan dengan segera tanpa ada yang ditutup tutupi.

Selanjutnya Sapruddin mengingatkan perusahaan agar tidak mempekerjakan tenaga kerja tanpa menggunakan APD waktu bekerja karena dapat berakibat fatal bagi pekerja bilamana terjadi kecelakaan kerja.

Sapruddin Purba juga menambahakan agar teman-teman di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei mematuhi K3. Kemudian memfasilitasi APD bagi pekerja dan wajib setiap pekerja memiliki kartu BPJS ketenagakerjaan. (ps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!