Batu Bara, RIENEWS.co.id – Di Kabupaten Batu Bara kembali muncul kasus DBD menjangkiti seorang anak di Dusun III Desa Pahang Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara.
Antisipasi penyebaran kasus DBD tersebut, Dinas Kesehatan PPKB Batu Bara langsung melakukan fogging disekitar tempat tinggal korban DBD.
Demikian penjelasan Plt Kadis Kesehatan PPKB Batu Bara dr Deni Syahputra saat dikonfirmasi di kantornya, Rabu (30/8/23).
“Iya kemarin kita telah lakukan fogging bersama Puskesmas Labuhanruku. Gunanya untuk mencegah penyebaran nyamuk Aedes Aegypti dan menghalau jentik-jentik nyamuk, serta merespons kasus DBD yang terjadi di wilayah tersebut”, ungkapnya.
Dijelaskan dr Deni, tindakan fogging dilakukan setelah Puskesmas Labuhanruku menemukan seorang anak terdiagnosis DBD sejak 22 Agustus.
Sasaran dari fogging kali ini meliputi sekitar 42 rumah warga, pekarangan, saluran air/parit, area tempat usaha/warung, dan sekolah.
Warga setempat memberikan apresiasi atas respons cepat dari petugas dalam menangani kasus DBD ini melalui tindakan fogging yang efektif dalam menghalau nyamuk dan jentik-jentik yang menjadi penyebab penyakit tersebut.
Dengan langkah-langkah proaktif seperti fogging ini, diharapkan kasus DBD di wilayah tersebut dapat terkendali dan risiko penyebarannya dapat diminimalkan.
Tindakan ini menjadi contoh nyata tentang pentingnya kerjasama antara dinas kesehatan dan masyarakat dalam menjaga kesehatan dan mencegah penyakit menular.
Pada akhir penjelasannya, dr Deni mengajak masyarakat untuk membersihkan lingkungan tempat tinggalnya, dan membuang wadah bekas yang dapat menjadi sarang
berkembangbiaknya nyamuk Aedes Aegypti. (ebson)

