Datangi Sekolah yang Didirikannya, UHa Targetkan SMPIT Al Ihya Batu Bara Jadi Sekolah Unggulan

Batu Bara, RIENEWS.ID – Sembari bernostalgia ke sekolah yang didirikannya tahun 2009 bahkan menjadi Kepala Sekolah sebelum menjadi anggota DPRD Sumatera Utara, Ustadz Ahmad Hadian Kardiadinata (UHa) bertekad jadikan SMP Islam Terpadu (SMPIT) Al Ihya Batu Bara menjadi sekolah unggulan.

Dengan tiga agenda penting, UHa yang duduk di Fraksi PKS DPRD Sumatera Utara merangkul seluruh elemen demi mewujudkan tekadnya menjadikan sekolah yang didirikannya menjadi sekolah yang benar-benar unggul.

Agenda pertama legislator yang juga pendakwah ini diawali menjadi Pembina Upacara Bendera yang diikuti seluruh siswa dan guru-guru SMPIT Al Ihya Tanjung Gading Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara, Senin (20/2/23).

“Sekolah ini pada tahun 2009 saya dirikan. Alhamdulillah hari ini setelah 4 tahun saya tinggalkan karena menjadi legislator, saya kembali berdiri di altar ini sebagai Pembina Upacara Bendera”, ucapnya mengawali amanatnya.

Sebagai Pembina Upacara, UHa banyak menyampaikan pesan ataupun nasehat yang luar biasa kepada para seluruh siswa/i dan para guru.

Bahkan UHa merujuk pada surah At Taubah 9 ayat 105 yang artinya ‘Dan katakanlah, “Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.”

Dengan gaya santun dan bersahaja, UHa juga sempat berpantun untuk menyampaikan pesan terbaiknya kepada seluruh siswa. “Panglima besar menunggang kuda.
Bulunya hitam, surainya lebat.
Salah satu dosa besar para pemuda adalah ketika mereka diam tidak berbuat”.

Usai menjadi Pembina Upacara Bendera, UHa melanjutkan agenda kedua di Yayasan Al Ihya menggelar Kelas Parenting bersama para orangtua siswa SMPIT Al Ihya dengan tajuk “Anak adalah amanah dan washilah taqwa kita”.

Kepada orangtua siswa, UHa mengatakan bertaqwa dalam mengurus anak adalah dengan melakukan apa yang harus dilakukan terhadap anak. Jangan lakukan apa yang tak perlu dilakukan terhadap anak.

“Namun masih banyak orangtua yang belum paham apa yang seharusnya dilakukan dan apa yang tidak perlu dilakukan. Kuncinya ada pada pengenalan orangtua terhadap bakat, minat dan karakter anak yang sebenarnya”, jelas UHa.

Sedangkan pada agenda ketiga di Yayasan Al Ihya, UHa mengisi Kelas Motivasi Organisatoris bersama 80-an tenaga pendidik TKIT, SDIT dan SMPIT Al Ihya dengan tajuk ‘Mengoptimalkan Kinerja Organisasi Untuk Memaksimalkan Prestasi’.

Diingatkan UHa, banyak organisasi tidak berjalan efektif, pengurus dan anggota timnya tidak semuanya berperan dengan baik, akhirnya organisasi tersebut minim prestasi dan rentan konflik. (eps).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!