Batu Bara, RIENEWS.ID – Sebanyak 141 Kepala Desa se Kabupaten Batu Bara baru-baru ini mengadakan studi tiru ke Bali. Namun kunjungan yang ditenggarai menghabiskan anggaran desa sekitar Rp. 3 miliar terkesan mubazir karena merupakan pemborosan anggaran dan tidak tepat sasaran.
Pasalnya, Kabupaten Batu Bara sendiri menyimpan berbagai potensi yang bahkan meraih juara 1 lomba desa tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2022.
Adalah Desa Pulau Sejuk Kecamatan Datuk Lima Puluh yang dipimpin sosok muda energik berhasil meraih berbagai penghargaan atas berbagai prestasi yang ditorehkannya.
Keberhasilan seorang Siswanto memimpin Desa Pulau Sejuk dengan segudang prestasi ternyaya malah dilirik BPD se-Kabupaten Gianyar Provinsi Bali yang justru melakukan study komparatif ke Desa Pulau Sejuk, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Batu Bara, Selasa (27/9/22).
Kunjungan kerja dari Pemerintah Kabupaten Gianyar Provinsi Bali dalam kegiatan study komparatif Ketua BPD se Kabupaten Gianyar disambut oleh seluruh jajaran Pemerintahan Desa Pulau Sejuk di pendopo.
Dalam kunjungan study komparatif yang disambut oleh seluruh jajaran Pemerintahan Desa Pulau Sejuk di pendopo, BPD se Kabupaten Gianyar menerima paparan dari Kepala Desa Pulau Sejuk Siswanto tentang program kegiatan yang dilaksanakan di Desa Pulau Sejuk.
“Kami mengucapkan terimakasih atas kunjungan/study Komparatif BPD se Kabupaten Gianyar Bali bersama unsur pemerintahan. Kami sangat berkesan karena Desa Pulau sejuk sudah masuk level Nasional, karena Desa Pulau sejuk sudah terkenal diprovinsi Bali,” ujar Kades.
Kades berharap dengan study Komparatif ini dapat menambah motivasi di Desa Pulau Sejuk ini. Mudah-mudahan ke depan Desa Pulau Sejuk lebih maju lagi dan dikenal ditengah masyarakat luas.
Sementara Kepala Dinas PMD Kabupaten Gianyar Provinsi Bali Dewadi mengaku pihaknya hadir ke Desa Pulau Sejuk Kabupaten Batu Bara memboyong Ketua BPD se Kabupaten Gianyar untuk kunjungan/study komparatif mempelajari keberhasilan Desa Pulau Sejuk.
“Kami melihat langsung Desa Pulau Sejuk sangat luar biasa prestasinya pada tahun ini meraih juara 1 lomba Desa tingkat Provinsi. Selain itu inovasi desa ini sudah memasuk desa digital terutama masalah pelayanan dan administrasi, juga inovasi dibidang UP²K,” sebutnya.
Dijelaskannya, ini tentunya dapat memotivasi mereka agar dapat dibawa ke Kabupaten Gianyar untuk bisa ditiru dan dikembangkan sehingga desa desa di Kabupaten Gianyar dapat lebih maju lagi dalam pembangunan desa”, harapnya.
Dari pihak Pemkab Batu Bara, Sekretaris Dinas PMD Rahmad Susanto mengucapkan terimakasih atas kedatangan rombongan BPD Kabupaten Gianyar ke Kabupaten Batu Bara khususnya Desa Pulau Sejuk.
“Saat ini Kepala Desa dan jajaran diharuskan menjalankan roda pemerintahan di tingkat Desa. Mereka dituntut harus mampu mengelola anggaran yang nilainya cukup besar,” jelasnya.
Dijelaskan Rahmad, inilah pentingnya mendapatkan bimbingan teknis (Bimtek) guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dengan selalu mengikuti kegiatan/ bentuk pelatihan kedaerah lain.
“Terlebih lagi desa merupakan garda terdepan dalam pelaksanaan pelayanan pembangunan dan pemberdayaan kemasyarakatan, untuk itu desa harus dapat mewujudkan harapan desa yang bersih, kuat, maju dan mandiri dan demokrasi salah satunya pengelolaan anggaran desa. (eps)

