Batu Bara, Rienews.co.id
Mukhrizal Arif, M.Pd.I, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Batu Bara ajak masyarakat untuk pilih pemimpin muda dalam Pilkades serentak yang akan dilaksanakan November 2022.
Hal tersebut disampaikan Arif saat dimintai pendapat terkait banyaknya anak muda yang mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa, pada Sabtu, 10/09/2022, di Kantor DPD KNPI Batu Bara, Jalinsum lima puluh kota, No. 9.
Menurut Arif, ramainya pemuda yang terlibat dalam pencalonan kepala desa pada pilkades serentak ini merupakan angin segar bagi masa depan Batu Bara. Sebab, kepemimpinan kabupaten tanah bertuah ini nantinya ada ditangan pemuda hari ini, dan pilkades menjadi momentum lahirnya calon – calon pemimpin tersebut.
Karenya, Arif mengajak agar masyarakat dapat memberi kesempatan dan memilih kaum muda dalam pemilihan kepala desa serentak Kabupaten Batu Bara, dengan tetap memperhatikan kualitas kepimpinan para calon.
Bukan tanpa alasan, Arif menjelaskan kenapa Anak muda pantas untuk diberi kesempatan dan dipilih sebagai pemimpin. Setidaknya menurut Arif ada tiga alasan kenapa anak muda pantas dipilih dalam pilkades tahun ini.
Pertama, semangat tinggi.
Salah satu karakter pemuda adalah semangat tinggi yang berapi-api. Dalam memimpin suatu desa dengan periodesasi 6 tahun lamanya, maka semangat yang menggebu inilah yang menghadirkan mimpi dan ide yang bila terlaksana akan menjadi suatu karya yang cemerlang bagi desa yang dipimpin.
Kedua, melek tekhnologi.
Dimasa ini, dalam abad dimana internet dan gadget canggih merajai semua aktivitas manusia, termasuk birokrasi pemerintahan. Anak muda jaman sekarang sudah dipastikan memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi dengan lancar, dan ini dapat mendukung keberhasilan dalam memimpin birokrasi dengan segala sistem informasi yang dijalankan.
Tanpa pengetahuan yang memadai terhadap tekhnologi, maka berbagai sistem informasi pelayanan masyarakat tidak bisa dikontrol langsung dan hanya akan menunggu laporan dari para staf, yang umumnya hanya melaporkan hal – hal yang baik saja.
Ketiga, pemikiran kreatif dan efisien.
Kemampuan berpikir kreatif dan efisien merupakan kelebihan anak muda yang dapat membawanya melahirkan berbagai ide dan terobosan program dalam kepemimpinannya di desa.
Program – program terobosan yang direncanakan akan mudah direalisasikan karena pemimpin muda memiliki kemampuan berfikir dan berkomunikasi yang efesien, tidak bertele-tele sehingga mudah diterjemahkan oleh perangkat desa lainnya. Ujar Arif.
Dalam mendukung penjelasannya, Arif mengambil contoh dari keberhasilan Desa Pulau Sejuk, Kecamatan Datuk Lima Puluh yang baru- baru ini mendapatkan penghargaan desa terbaik tingkat provinsi sumatera utara.
“Kita lihat desa Pulau Sejuk, kadesnya Bung Siswanto, anak muda dan Kepala desa termuda di Kabupaten Batu Bara, namun dengan berbagai terobosan yang beliau lakukan desanya berhasil menjadi yang terbaik di provinsi”, ucap Arif.
Admin.








