Pergi Memancing, Warga Air Putih Ditemukan Meninggal Di Sungai

Batu Bara, RIENEWS.ID –
Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang belakangan diketahui bernama Rosen Manurung (40) warga Dusun Makmur II Desa Pematang Panjang Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara ditemukan warga dalam kondisi mengapung di sungai.

Saat sedang melakukan pengecekan kebun sawitnya, seorang warga Desa Pematang Tengah Kecamatan Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batu Bara, Selfi Samosir (45) melihat seperti ada mayat manusia mengapung di tepi sungai dan menyangkut di ranting pohon, Rabu (27/4/22) sekitar pukul 18.00 Wib.

Melihat itu, Samosir langsung menghubungi Marji (50) warga Dusun VIII Desa Gambus Laut Kecamatan Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batu Bara lewat seluler mengabarkan temuan diduga mayat tersebut.

“Datang dulu ke kebun ada seperti mayat manusia mengapung di sungai pinggir kebun”, ucap Samosir dari ujung telepon.

Mendapat informasi tersebut Marji langsung ke lokasi sesuai yang diberitahukan. Setelah sampai di lokasi Marji melihat dan memastikan bahwa benar mayat manusia.

Selanjutnya saksi Marji  menelepon Hermaedi (55), Kepala Dusun (Kadus) VIII Desa Gambus Laut Kecamatan Lima Puluh Pesisir. Kadus kemudian melaporkan penemuan mayat tersebut kepada Polsek Lima Puluh.

Mendapat khabar tersebut Kapolsek Lima Puluh Polres Batu Bara AKP Rusdi bersama Kanit Reskrim IPDA M. Siregar  dan Unit Identifikasi Polres Batu Bara melaksanakan cek TKP ke aliran Sungai Desa Gambus Laut Desa Gambus Laut Kecamatan Lima Puluh Pesisir.

“Korban ditemukan telah meninggal dunia, dengan posisi telungkup, badan telah membengkak dan kaku. Saat ditemukan, korban menggunakan kaos warna orange dan tidak memakai celana”, terang Kapolsek Lima Puluh AKP Rusdi.

Pada pukul 21.00 Wib Tim BPBD Kabupaten Batu Bara tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi mayat dari sungai tersebut. Sekira pukul 23.00 Wib mayat tersebut berhasil evakuasi menggunakan Perahu Karet.

Selanjutnya, pada pukul  00.30 Wib, jenazah korban tiba di RSUD Batu Bara untuk dilakukan VER Mayat. Dari hasil pemeriksaan luar terhadap tubuh korban, tidak ditemukan tanda kekerasan atau luka lain.

Warga Desa Pematang Panjang menyebutkan korban terakhir kali dilihat pada hari Minggu tanggal 24 April 2022 hendak memancing ke aliran Sungai Desa Gambus Laut, dan sejak saat itu korban diketahui tidak pernah kembali ke rumahnya. (ps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!