
RIENews.ID, Batu Bara – Pekan lalu (21/02/2022), Pengurus Daerah (PD) Al Washliyah Kabupaten Batu Bara telah melakukan silaturahmi ke DPRD setempat. Dalam kesempatan itu, PD Al Washliyah menyampaikan beberapa gagasan untuk dapat diperjuangkan oleh lembaga penampung aspirasi rakyat itu. Diantaranya, dalam hal kesejahteraan tenaga pendidik dikalangan Guru Madrasah, yang saat ini masih terbilang amat minim perhatian.
Kunjungan PD Al Washliyah tersebut, ditanggapi langsung oleh Wakil Ketua DPRD Batu Bara, Ismar Khomri. Ia mengatakan, pihaknya akan berupaya secara maksimal dalam hal memperjuangkan hak dan kesejahteraan tenaga pendidik, khususnya di lingkungan sekolah Madrasah.
“Kami akan berusaha untuk memperjuangkan apa yang disampaikan dengan segenap kemampuan. Sebab, kami sangat faham apa yang sudah dikerjakan Al Washliyah sebagai Ormas Islam yang besar,” tuturnya.
Sebelumnya, Ketua PD Al Washliyah, Al Asari menyampaikan sejumlah aspirasi. Tidak hanya seputar masalah pendidikan saja, mantan anggota DPRD Batu Bara priode 2009-2014 itu juga berharap, Dewan setempat dapat mendukung Al Washliyah dalam menyikapi berbagai persolan maksiat di daerah itu. Termasuk dalam hal penegakan hukum secara tegas terhadap tempat hiburan malam maupun penginapan yang diduga banyak melakukan praktik prostitusi.
“Ada beberapa poin yang mau kami sampaikan. Pertama tentang insentif untuk guru Madrasah Ibtidaiyah. Kedua, peluang untuk bantuan kepada gedung madrasah. Ketiga, penegakan hukum kepada praktek prostitusi yang terdapat di beberapa tempat di Kabupaten Batu Bara,” sebutnya.
Kunjungan PD Al Washliyah dalam hal silaturahmi dan penyampaian aspirasi masyarakat, disambut baik oleh DPRD setempat. Dalam pertemuan yang dilakukan di ruang Ketua DPRD itu, tampak juga dihadiri oleh anggota komisi III, Abduh Afrian Marpaung. Pihak DPRD setempat meminta agar PD Al Washliyah segera membuat laporan tertulis agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan terarah.[red]


