Batu bara – Rumah Informasi dan Edukasi (RIE) Batu Bara menggelar kegiatan Kuliah Umum dengan tema “Persiapan Generasi Muda Menjadi Pemimpin Masa Depan dengan Pemantapan Kecerdasan Politik” yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Minggu (8/2/2026). Kegiatan ini menjadi ruang edukasi dan diskusi strategis bagi generasi muda dalam memahami peran dan tanggung jawabnya di tengah dinamika sosial dan politik nasional.
Kuliah umum tersebut diikuti sekitar 400 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Batu Bara, dengan mayoritas peserta berasal dari STAI Panca Budi dan STIT Batu Bara. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, mencerminkan tingginya minat mahasiswa terhadap isu kepemimpinan, demokrasi, dan penguatan kecerdasan politik sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Melalui kegiatan ini, RIE Batu Bara berupaya meningkatkan literasi dan kesadaran politik generasi muda agar tidak bersikap apatis terhadap proses demokrasi. Mahasiswa didorong untuk menjadi subjek aktif yang kritis, konstruktif, dan bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan etika kepemimpinan.
Hadir sebagai keynote speaker, Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI, Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, S.Si., M.T., yang menyampaikan materi terkait pentingnya peran strategis generasi muda dalam pembangunan politik nasional. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa kecerdasan politik harus dimaknai secara luas, tidak hanya sebatas pemahaman terhadap kekuasaan dan proses politik, tetapi juga kemampuan membaca persoalan masyarakat, merumuskan solusi, serta memperjuangkan kepentingan publik secara konstitusional dan beretika.
Ahmad Doli menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi penting sebagai agen perubahan yang diharapkan mampu menjaga kualitas demokrasi, memperkuat persatuan, serta menghadirkan gagasan-gagasan segar yang berorientasi pada kemajuan bangsa dan daerah. Oleh karena itu, penguatan kapasitas intelektual, moral, dan sosial generasi muda menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Rumah Informasi dan Edukasi Batu Bara atas inisiatif dan konsistensinya dalam menghadirkan kegiatan edukatif bagi mahasiswa. Menurutnya, RIE Batu Bara telah mengambil peran nyata dalam membangun kesadaran politik generasi muda melalui pendekatan edukatif dan dialogis.
“Kegiatan seperti ini sangat penting dan patut diapresiasi. Rumah Informasi dan Edukasi Batu Bara telah membuka ruang belajar yang sehat bagi mahasiswa untuk memahami politik secara utuh, objektif, dan berorientasi pada kepentingan publik. Ini merupakan langkah strategis dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang berintegritas dan berkarakter,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak elemen pemuda, akademisi, dan organisasi kemahasiswaan, sehingga proses kaderisasi kepemimpinan di daerah dapat berjalan secara sistematis dan berkesinambungan.
Di akhir kegiatan, forum juga melaksanakan peringatan Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-79 sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya menjaga persatuan dan kebersamaan antar kader.
Peringatan tersebut juga dihadiri oleh kader aktif serta senior dan alumni HMI Kabupaten Batu Bara, yang menjadi momentum mempererat silaturahmi serta meneguhkan komitmen perjuangan HMI dalam mengawal nilai-nilai keumatan dan kebangsaan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, RIE Batu Bara berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun generasi muda Batu Bara yang cerdas secara intelektual dan politik, berintegritas, serta siap tampil sebagai pemimpin masa depan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. (Nms)


