
RIENews, Parapat – Presiden Joko Widodo, melalui Kementerian Sosial, telah menggagas Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai strategi unggulan untuk menuntaskan masalah kemiskinan di Indonesia. Mendukung penuh program tersebut, Pemerintah Kabupaten Batu Bara menggelar suatu kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat kualitas SDM para Pendamping Sosial PKH yang ada di daerah itu. Kegiatan, diselenggarakan selama tiga hari (29-31 Maret 2022) di Hotel Patra Comfort, Parapat.
Tak hanya sebagai sarana penguatan SDM saja. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Batu Bara, Riyadi menuturkan, kegiatan yang diikuti oleh 72 orang peserta yang terdiri dari unsur Pendamping Sosial PKH dan Administrator Pangkalan Data itu, merupakan bagian dari persiapan perluasan jangkauan kerja PKH. Hal tersebut, lanjutnya, akan sejalan dengan sinkronisasi pelaksanaan program kemiskinan Pemerintah Pusat yang dilakukan bersama-sama dengan Pemerintah Daerah.
Selama tiga hari kedepan, para peserta akan dibekali wawasan yang berkaitan dengan upaya pengentasan kemiskinan. Sejumlah pemateri handal pun dilibatkan. Diantaranya Ketua KADIN Batu Bara, OK Faizal, yang dikenal punya sepak terjang yang mumpuni dalam sektor dunia usaha. Ia, menyampaikan seminar mengenai model dan strategi untuk merintis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Pendamping Sosial PKH merupakan garda terdepan untuk melaksanakan tugas mencerdaskan dan merubah pola pikir masyarakat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) serta mengedukasi masyarakat agar keluar dari kemiskinan menuju kesejahteraan” kata Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Batu Bara, Riyadi.
Dalam momen yang sama, Koordinator PKH Batu Bara, Mukhrizal Arif menyampaikan tentang beragam prestasi yang berhasil dicapai oleh Kabupaten Batu Bara. SDM PKH di daerah itu, sebut Arif, sejauh ini telah berhasil menggraduasi sebagian besar KPM ditiap tahunnya. Pada tahun 2019 saja, setidaknya ada 2300 KPM yang berhasil di graduasi. Begitu pula untuk jumlah graduasi KPM tahun 2020 sebanyak 1963, dan tahun 2021 sebanyak 1621 KPM.
Maka, tak heran jika tim Pendamping Sosial PKH yang saat ini dikoordinir Mukhrizal Arif, mampu meraih penghargaan berturut-turut di tiga tahun belakangan. Termasuk penghargaan dari Korwil Sumatera Utara dan Kementrian Sosial Republik Indonesia. Untuk lebih memaksimalkan kinerja tim nya, kedepan, Ia mengaku, akan membangun hubungan kolaborasi dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) setempat. Apalagi, sejauh ini, TP-PKK dianggap punya program kerja yang sejalan dalam hal upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Khusus di tahun 2022 ini, Arif menargetkan, SDM PKH di Batu Bara akan mampu menggraduasi sebanyak 10 persen dari total KPM sebanyak 19.123. Untuk merealisasikan target tersebut, Ia menambahkan, pihaknya akan segera melakukan sejumlah langkah cepat dan terarah. Diantaranya dengan melakukan pemutakhiran data sosial ekonomi yang akan dilanjutkan dengan pendekatan secara personal approach kepada seluruh KPM yang ada di daerah itu.
“Sekarang ini, yang aktif lebih kurang 19.123. Target kita dapat di graduasi sebanyak 10 persen. Untuk hal tersebut, maka kepada SDM diberikan penguatan sebagaimana kegiatan hari ini” tutupnya.
Reporter : Fakhruddin Alrazi

