Medan, Rienews.co.id
Empat pimpinan organisasi yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kota Medan, Sumatera Utara.
Informasi yang beredar, empat pimpinan organisasi itu adalah ketua umum organisasi yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus Kota Medan.
Keempatnya masing-masing Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Medan, Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Medan.
Selanjutnya, Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Medan dan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH). Polisi membenarkan terkait informasi adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap empat ketua organisasi yang tergabung dalam Cipayung Plus itu.
Saat dikonfirmasi, Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Medan Kompol Jama Kita Purba, membenarkan bahwa pihaknya melakukan operasi tangkap tangan.
“Kira-kira demikian (suap), yang jelas OTT (operasi tangkap tangan) ada,” kata Kompol Jama Kita Purba, Rabu (07/08/2024).
Meski tidak menjelaskan secara detail tindak pidana dalam operasi tersebut, sebelumnya sejumlah organisasi yang tergabung dalam Cipayung Plus Kota Medan menggelar aksi demonstrasi di Balai Kota pada Senin (29/07/2024).
Puluhan massa dari organiasi GMNI, HIMМАН, KAMMI, dan PMII, yang tergabung dalam Cipayung Plus, menggeruduk Balai Kota, mengkritisi kinerja Wali Kota Medan Bobby Nasution.
Wali Kota Medan Bobby Nasution sempat menemui massa mahasiswa dan berdialog dengan mereka, dalam dialog antara perwakilan mahasiswa, Bobby Nasution terlihat sampai tersulut emosi saat mahasiswa mulai mencecarnya terkait proyek di Kota Medan.
(Admin)




