Ketua Bawaslu Batu Bara Ingatkan Jajaran Pengawas Pemilu Jaga Kesehatan dan Integritas

Batu Bara, RIENEWS.co.id – Bawaslu Kabupaten Batu Bara menggelar apel siaga pengawasan dan deklarasi kampanye damai Pemilu 2024 di lapangan Sepak Bola Perkebunan Dolok Kecamatan Lima Puluh, Sabtu (2/12/23).

Sebagai Pembina Apel, Ketua Bawaslu Kabupaten Batu Bara M Amin Lubis mengingatkan seluruh jajaran Panwascam dan Pengawas Pemilu Desa/Kelurahan (PKD) untuk menjaga kesehatan dan menjaga integritas.

“Kedepan panwas akan kurang istirahat sehubungan tahapan kampanye, pengawasan minggu tenang hingga pemungutan suara dan rekapitulasi. Untuk itu diminta menjaga kesehatan masing masing agar tubuh tetap prima menjalankan tugas”, pinta Amin.

Dalam menjalankan tugas pengawasan, Amin mengingatkan agar seluruh jajaran pengawas tetap menjaga integritas.

“Ingat, bila saudara tidak menjaga integritas jangan salahkan kalau akan di PAW (Pengganti Antar Waktu-red)”, tegas Amin.

Disadari Amin, pengawas Pemilu rentan dengan godaan, ancaman, intimidasi. Untuk itu dibutuhkan ketegaran, ketenangan dan integritas yang kuat dari Pengawas Pemilu.

Diingatkan Amin juga agar pengawas Pemilu seluruh tingkatan menjaga komunikasi yang baik dengan pemerintah sesuai tingkatan masing-masing.  “Jangan lagi terjadi perstiwa dibeberapa desa pada Pemilu 2019 yang menjadi perbincangan di Bawaslu”, kenang Amin.

Dikatakan Amin pembekalan melalui Bimtek, Rakor, Rakornis benar-benar dicermati agar dapat menjalankan fungsinya di lapangan.

Apel siaga diikuti 12 Panwascam dan 151 PKD se Kabupaten Batu Bara. Menurut Ketua Bawaslu Kabupaten Batu Bara, ini
merupakan sejarah baru di Batu Bara. Sebab pada Pemilu 2024 dengan menggunakan 12 kecamatan sementara Pemilu 2019 baru 7 kecamatan. Demikian pula dengan alokasi kursi DPRD Batu Bara dari 35 kursi pada Pemilu 2019 menjadi 40 kursi dengan 7 dapil dari 5 dapil sebelumnya.

Senada, Ketua Bawaslu Sumut M Aswin Diapari Lubis menguatkan penyampaian Ketua Bawaslu Batu Bara M Amin Lubis.

Bahkan Ketua Bawaslu Sumut M Aswin Diapari Lubis mengungkapkan perlunya integritas pengawas Pemilu.

“Akhir-akhir  ini kita menerima rasa ketidakpercayaan masyarakat terhadap lembaga. Ini terjadi sehubungan apa yang menimpa anggota Bawaslu yang sama-sama sudah kita ketahui”, jelasnya. (ebson)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!