Madina, RIENEWS.ID – Revitalisasi Bagas Godang Desa Huta Godang, Ulu Pungkut, Mandailingnatal (Madina) agar menjadi situs dan cagar budaya di Ulu Pungkut mulai dilakukan.
Dimulainya revitalisasi ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi disaksikan Raja Hutagodang Raja Julu Lubis, OPD Sumut, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut Ivan Batubara, alim ulama, tokoh adat dan juga masyarakat setempat.
“Tempat ini juga indah, makanya harus dijaga agar wisatawan mengetahui situs ini. Kita akan dukung nantinya membangun jalan yang akan kita tembuskan ke Sumbar. Tujuan revitalisasi ini juga agar anak cucu kita mengenal sejarah, yang harus kita jaga, bahwa Sumut memiliki nilai budaya dan sejarah, karena sejarah tidak boleh untuk dilupakan,” ucap Edy Rahmayadi.
Edy Rahmayadi mengatakan, tempat ini merupakan tempat sejarah yang usianya sudah satu abad. Situs ini untuk membuktikan bahwa disni dahulu adalah merupakan tempat tinggal raja yang menetang penjajah yakni Raja Lubis.
Edy Rahmayadi meminta agar pada pembangunan nantinya untuk tidak membuang kayu lama yang digunakan Bagas Godang, namun dapat menjadi bukti sejarah. Kemudian meminta pengelolaan aliran air di kawasan tersebut agar dapat lakukan dengan baik, yang nantinya akan dibantu oleh PDAM Tirtanadi.
Sementara itu, Raja Hutagodang Raja Julu Lubis mengucapkan terima kasih pada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut yang telah merivitalisasi Bagas Godang. Julu Lubis meminta kedepan agar Pempov Sumut tetap memberikan perhatian pada pembangunan di Ulu Pungkut.
“Atas nama Raja Huta Godang dan masyarakat, saya mengucapakan terima kasih atas revatilasi ini dan Bapak Gubernur telah banyak berbuat di desa kami. Hanya Allah, Tuhan Yang Maha Esa yang dapat membalas semua kebaikan ini,” ucapnya (eps)

