Sering Jadi Sumber Kemacetan, Sat Lantas Polres Batu Bara Timbun Jalan Berlubang di Perlintasan KA

Batu Bara, RIENEWS.ID – Sejak rel Kereta Api (KA) Bandar Tinggi – Kuala Tanjung  dibangun beberapa tahun lalu yang melintasi Jalinsum Medan – Kisaran tepatnya di depan Buffet Mangga Desa Kebun Kopi Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara menjadi salah satu penyebab utama kemacetan di daerah tersebut.

Bahkan pada jam-jam tertentu seperti petang hingga magrib, kemacetan akibat jalan yang berlubang di perlintasan KA tersebut menyebabkan hingga mencapai 5 KM lebih.

Melihat kondisi tersebut, Sat Lantas Polres Batu Bara melalui Pos Lantas Indrapura kembali melakukan penimbunan lubang-lubang yang cukup dalam untuk mengurangi kemacetan lalu lintas.

“Sat Lantas melalui Kapos Indrapura sudah sering melakukan penimbunan jalan berlubang di perlintasan KA di Jalinsum Desa Kebun Kopi. Hari ini dibantu warga setempat kita kembali melakukan penimbunan. Mudah-mudahan ini dapat mengurangi kemacetan lalu lintas di Jalinsum”, jelas Kasat Lantas Polres Batu Bara AKP Eridal Fitra melalui KBO Sat Lantas Iptu JA Manurung, Sabtu (24/9/22).

Sementara itu, Kapos Lantas Indrapura Aiptu Endro Joko Susilo membenarkan pihaknya kerap melakukan penimbunan lubang  pada perlintasan KA Desa Kebun Kopi.

” Meski belum maksimal, kemacetan berkurang dan arus lalin lancar dan kondusif pasa jalan tersebut yang selama ini merupakan salah satu penyebab kemacetan arus lalin di Jalinsum”, ungkapnya.

Dikatakan Kapos Lantas, pihaknya melakukan penimbunan menggunakan sirtu, batu dan tanah. Namun diakuinya apabila hujan turun seluruh sirtu dan batu yang ditimbun akan terbongkar sehingga pihaknya harus terus menerus melakukan penimbunan.

Dilain pihak, seorang pengguna jalan menyarankan agar rel KA yang melintas Jalinsum di Desa Kebun Kopi dibangun dibawah jalan atau diatas jalan. “Bila dibawah dibuat terowongan dan bila diatas jalan dapat dibuat seperti jembatan jalan tol. Kalau ini dilakukan dipastikan arus lalu lintas akan lancar”, sarannya sembari berlalu. (eps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!