
RIE News-Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, berkeinginan untuk menjadikan Rumah Informasi dan Edukasi Kabupaten Batu Bara sebagai icon percontohan pergerakan pemuda di Sumut. Terlebih, Gubsu menilai, organisasi yang digawangi oleh unsur pemuda di Batu Bara itu punya kontribusi besar dalam upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, khususnya di wilayah Sumut.
Hal itu disampaikan oleh Gubsu Edy Rahmayadi dalam kunjungannya ke Rumah Informasi dan Edukasi Batu Bara, pada jumat (18/02). Tak main-main, Gubsu Edy menambahkan, Pemprov setempat bakal menggalakkan pergerakan pemuda lewat organisasi kepemudaan dengan mengadopsi konsep yang serupa di tiap kabupaten/kota yang ada di Sumatera Utara.
“Ini mestinya bisa dibuat di kabupaten-kabupaten lain. Jadi, Rumah Informasi dan Edukasi ini tidak hanya ada di Batu Bara saja. Di tiap-tiap daerah juga harus dibuat nantinya” kata Gubsu.
Sebagai bentuk apresiasi, Edy Rahmayadi mengatakan akan segera memberikan bantuan kepada organisasi yang dipimpin oleh Wan Azimah tersebut. Semisal, dengan merehabilitasi bangunan rumah yang selama ini menjadi ruang kreasi bagi anak muda di Kabupaten Batu Bara.
“Misalnya nanti lantainya di keramik. Terus (bagian) ini nanti dikasih tembok, dipasang kaca, lalu dipasang AC. Jadi nanti jangan dipakai untuk merokok ya” ungkap Edy Rahmayadi dengan diselingi candaan.

Pernyataan oleh Gubernur Sumatera Utara itu di sambut baik oleh Ketua Rumah Informasi dan Edukasi Kabupaten Batu Bara, Wan Azimah. Bantuan tersebut, tuturnya, akan menjadi bentuk kepedulian yang nyata dari unsur pemerintahan dalam mendukung berbagai inovasi yang akan dilakukan tim nya kedepan.
“Kalau nanti tempat ini jadi dibangun, Azimah mau semangat kawan-kawan jadi lebih terpacu lagi. Jadi kalau seandainya nanti Azimah pun udah nggak (memimpin) disini, kegiatannya harus tetap berjalan dengan baik” tutur Wan Azimah disela bincang-bincang santai seusai kepulangan Gubsu.
Rumah Informasi dan Edukasi di Kabupaten Batu Bara memang patut di apresiasi. Kehadirannya menambah khazanah dalam ruang lingkup pergerakan pemuda. Apalagi organisasi besutan salah seorang tokoh muda pemekaran Kabupaten Batu Bara, Yusriadi Sitorus, itu tengah serius bergerak dalam bidang sosial.
Dalam kegiatan rutinitas saja misalnya. Rumah Informasi dan Edukasi konsisten menggelar roadshow di sekolah-sekolah tingkat menengah atas, untuk memberikan edukasi seputar pencegahan kenakalan remaja dan bahaya penggunaan narkoba. Kegiatan sarana motivasi itu dilakukan secara rutin, setidaknya sekali dalam seminggu.
Belum lagi jika mengenang kilas balik penyebaran virus covid 19 di Batu Bara pada awal pandemi. Rumah Informasi dan Edukasi Kabupaten Batu Bara menjadi garda muda terdepan dalam upaya menekan jumlah kasus terkonfirmasi covid 19 lewat beragam aksi kemanusiaan yang dilakukannya.
Jika dilihat pada 3 tahun terakhir ini, eksistensi mereka dalam menjalankan program kerja yang dilakukan secara konsisten memang telah membuahkan hasil. Banyak tokoh-tokoh pemuda yang lahir dari semangat perjuangan itu. Beberapa dari mereka bahkan berhasil menempati posisi strategis di sejumlah organisasi penting.
Rumah Informasi dan Edukasi tentu layak di sebut sebagai rumah besar pergerakan pemuda di Batu Bara. Apalagi kehadirannya dengan berbagai inovasi memang terbukti manjur dalam membentuk karakter pemuda yang cepat tanggap terhadap berbagai isu sosial di tengah-tengah masyarakat.
Kunjungan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi ke Rumah Informasi Edukasi Batu Bara memang terbilang dadakan. Tak sedikit yang mengaku kaget atas kabar kedatangan Gubsu tersebut. Termasuk juga Bupati Batu Bara, Ir. Zahir. Sebagai tuan rumah di daerahnya, Bupati bahkan mengaku tak sempat untuk mempersiapkan jamuan khusus menyambut kedatangan orang nomor satu di Sumut itu.
“Terus terang Pak Gubernur, saya memang tidak ada campur tangan dalam menyiapkan semua (jamuan) ini. Kalau saya yang menyiapkannya, pasti lah akan lebih dari ini” kata Bupati Zahir.
Menanggapi hal itu, Gubsu mengaku hanya kebetulan lewat dan singgah untuk sekadar nostalgia. Mengingat, lokasi yang saat ini menjadi markas Rumah Informasi dan Edukasi itu pernah menjadi posko pemenangan ERAMAS pada masa pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur lalu.
“Saya kebetulan lewat dan ingin nostalgia. Karena (tempat) ini dulu posko pemenangan ERAMAS. Jadi, kepingin pulak saya singgah. Kepingin makan pecal” sebut Gubsu***(arz)


